Ringkasan Kuliah Subuh 1 Ogos 2026 (Ustaz Misron) : Tafsir Al-Azhar (Surah Al-Ghasiyah dan Surah Al-Fajr)
Mukadimah Kuliah:
- Bersyukur dengan segala rezeki Allah dalam segala bentuk
- Jaga hati apabila menerima rezeki Allah
- Jangan merasa diri baik walau diberi rezeki Allah
Tafsir Al-Azhar: Surah Al-Ghashiyah
- Ulangkaji Kuliah Lepas
- Tugas Rasulullah: Menyampaikan
- Bukan Tugas Rasulullah: Menjadikan orang beriman
- Kuliah Minggu ini:
- Ayat 25: إِنَّ إِلَيْنَآ إِيَابَهُمْ
- Maksud: Sesungguhnya kepada Kamilah kembalinya mereka
- Pengajaran: Minta dan berusaha membetulkan Aqidah sebelum dikembalikan.
- Berusaha mendapat redha Allah
- Imarahkan bumi sebaiknya sebelum mati.
- Tidur = Mati. Bangun = Diberi peluang. Syukur
- Semua akan mati, kemudian akan dibangkitkan
- Ayat 26: ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُم
- Maksud: Selain dari itu, sesungguhnya tanggungan Kamilah soal menghitung amal mereka
- Pengajaran: Hitung tak sama dengan timbang.
- Adilnya Allah = Allah bukan hanya hitung, tetapi timbang juga amalan.
- Jaga hati, kerana ini akan ditimbang.
- Jika rasa diri lebih baik, itu tidak baik.
- Penyampai tidak salah jika penerima tidak mengikutnya.
Tafsir Al-Azhar: Surah al-Fajr
- Ayat 1: وَٱلْفَجْرِ
- Maksud: Demi waktu fajar
- Allah menyuruh kita memerhatikan waktu fajar.
- Waktu Fajar = Antara waktu yang pendek
- Fajar = Cahaya Matahari membayang di sebelah Timur
- Tujuan = Membesarkan Allah
- Ambil peluang untuk beribadah dalam segala peluang, namun berpada-padalah dengan amanah.
- Allah bagi modal = Waktu
- Muslim kena merancang hidup. Serahkan hasil kepada Allah.
- Tempat paling bagus beribadah = Masjid
- Ambil inisiatif. Proaktif beribadah. Jadi insan bermanfaat.
- Jangan biarkan hari berlalu percuma
- Jangan ambil kesempatan dengan keringanan Syariat. Contoh: Solat Subuh selepas syuruk, sebab terlajak tidur. Kena zahir usaha esoknya.
- Ayat 2: وَلَيَالٍ عَشْرٍۢ
- Maksud: Dan malam yang sepuluh (yang mempunyai kelebihan di sisi Allah)
- Riwayat Ibn Abbas (Sepupu Nabi) dan Mujahid : Sejak dari 1 Zulhijjah hingga 10 Zulhijjah = Hari-Hari Haji hingga Wukuf dan segala perjalanannya.
- Pendapat ini dikuatkan hadis: مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ
- Maksud: Tiada hari-hari yang amal soleh padanya lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini,” yakni sepuluh hari awal Zulhijjah
- Tafsir Lain: 10 hari bulan Muharram, 10 hari terakhir bulan Ramadan., 5 malam di awal bulan dan 5 malam di akhir bulan
Didengar, dicatat sambil diringkas oleh:
Al-Faqir Ila Allah
Abdullah wa Abdul Aziz
Muhammad Zairulfikri bin Zailani
Al-Faqir Ila Allah
Abdullah wa Abdul Aziz
Muhammad Zairulfikri bin Zailani

Comments
Post a Comment